
Kawah Ijen terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Rute yang biasa dilalui melawati Kecamatan Licin dan Desa Banyusari, kemudian dilanjutkan ke Paltuding.
Kawah Ijen berada di Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 2.386 mdpl, menjadikanya wisata alam yang penuh dengan daya tarik apalagi dengan fenomena Blue Fire.
Wisata alam yang berupa danau asam yang memiliki warna hijau kebiruan. Danau ini terbentuk secara alami akibat letusan Gunung Ijen yang masih aktif, hingga akhirnya membentuk lekukan besar dan menjadi sebuah danau.

Siapa Saja yang bisa mendaki Kawah Ijen?
Pendakian Kawah Ijen untuk pemula karena tidak terlalu sulit dilakukan dibanding gunung-gunung lain di Indonesia. Dengan kemudahan ini, banyak pendaki lokal bahkan mancanegara yang tak bosan berkali-kali mendaki Gunung Ijen karena pengalaman luar biasa yang didapatkan selama perjalanan.
Jalur pendakian yang memiliki kontur tanah merah sedikit berpasir, ukuran jalur cukup lebar, mudah untuk dipijak, dan banyak tempat-tempat istirahat untuk sejenak melepas lelah.
Saya yang baru pertama kali mendaki Gunung Ijen, sangat merasakan pengalaman yang sangat luar biasa. Saya sarankan kalo untuk pertama kali dan ingin turun ke Kawah Ijen lebih baik ditemani oleh yang sudah berpengalaman atau menggunakan Pemandu Lokal, karna jalur turun lumayan terjal.

Kapan waktu yang tepat ke kawah Ijen?
Waktu yang tepat untuk mendaki Kawah Ijen biasanya tergantung pada kondisi atau persiapan dari kita sendiri. Biasanya pada musim kemarau berlangsung dari bulan Mei hingga September, dianggap sebagai waktu terbaik untuk mengunjungi Kawah Ijen.
Selama musim kemarau, cuaca cenderung lebih cerah dan kering, membuat pendakian lebih nyaman dan lebih aman. Disarankan untuk menghindari bulan-bulan dengan curah hujan tinggi, terutama antara bulan November hingga Maret.
Pengalaman saya waktu mengunjungi pada bulan Desember, alhamdulilah cuaca sangat mendukung sekali selama pendakian ditemani oleh bintang. Sebelum pendakian yang terpenting persiapan kondisi fisik dan kesehatan kita terlebih dahulu.
Berapa Lama Pendakian Kawah Ijen?

Durasi pendakian Kawah Ijen bervariasi seperti kecepatan dari pendakian, kondisi fisik, dan faktor lainnya. Biasanya pendakian ke puncak Kawah Ijen untuk Pemula dari pos pendakian utama memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2,5 jam.
Pengalaman saya sebagai pemula dan baru pertama kali, saya dari Pos Paltuding Pukul 01.30 WIB, sekitar Pukul 03.45 WIB saya sampai di Pos Persimpangan antara jalur pendakian menuju puncak dan jalur menuju kawah.
Karna saya ingin melihat Blue Fire maka saya lanjut ke Jalur Kawah Ijen, sekitar pukul 04.35 saya sampai , sangat bersyukur masih bisa melihat Blue Fire, sangat terharu karna terbayarkan rasa lelah saat Pendakian.
Sekitar 30 menit – 1 Jam saya ada di sekitar danau, saya hanya bisa menyaksikan Blue Fire sekitar 10 menit , setelah itu saya berfoto-foto di sekitar danau Kawah Ijen dan saya melaksakan Sholat Subuh sebelum melanjutkan pendakian ke Puncak Gunung Ijen.
Sebenernya bisa lebih cepat dari Pos Paltuding ke pos Persimpangan, atau buat yang tidak terlalu kuat mendaki bisa menggunakan Taksi Gerobak, biayanya sekitar Rp. 200.000 – 1.000.000 tergantung kita bisa menawar atau kita menggunakan saat menuju ke atas atau saat turun saja.
Kembali dari Puncak Gunung Ijen ke pos Paltuding biasanya memakan waktu sekitar 2jam – 2,5jam pendakian , meskipun turun biasanya bisa lebih cepat.
Total waktu yang dibutuhkan untuk pendakian ke Kawah Ijen untuk pemula sekitar 4-7 jam, tergantung pada kecepatan dan kondisi dari kita sendiri.
Jam Buka & Tiket Masuk
Jam Pendakian dibuka mulai pukul 02.00 – 12.00 WIB .
Saat saya mendaki ke Gunung Ijen, saya start dari basecamp pukul 01.00, karena trip kali ini saya bareng Backpacker Jakarta sebelum kita mendaki kita makan terlebih dahulu di basecamp. Setelah itu pukul 01.30 kita di briefing untuk persiapkan pendakian, seperti hal-hal yang harus dipersiapkan dan apa yang harus dilakukan selama pendakian.
Karena pendakian kali ini saya bareng Backpacker Jakarta jadi saya tidak membeli tiket masuk lagi. Untuk temen-temen yang ingin pergi sendiri, saya sarankan pembelian tiket untuk memesan terlebih dahulu di tiket.bbksdajatim.org.
Harga tiket masuk untuk WNI hari kerja Rp. 5.000 dan hari libur Rp. 7.500 serta tiket masuk untuk WNA hari kerja Rp. 100.000 dan hari libur Rp. 150.000.
Persiapan apa yang diperlukan selama pendakian
Mempersiapkan fisik sebaiknya dilakukan sebelum Pendakian ke Kawah ijen Banyuwangi. Salah satu cara yang mudah adalah dengan melakukan jogging atau lari, aktivitas ini membantu menjaga kesehatan organ dan sistem pernafasan. Lakukan aktivitas ini selama 7 hari untuk persiapan, terutama di pagi hari.
Sebelum memulai pendakian malam, pastikan untuk istirahat yang cukup. Minimal 4-5 jam sebelum memulai pendakian, tidur dengan baik atau tidur sekitar jam 20.00 WIB. Ini membantu mengurangi rasa kantuk selama trekking.
Gunakan pakaian yang nyaman agar selama trekking lebih fleksibel jangan menggunakan jeans, disarankan menggunakan pakaian yang nyaman dan hangat, karna angin malam di perjalanan lumayan dingin.
Tips Pendakian ke Kawah Ijen Untuk Pemula
Gunakan sepatu untuk melindungi dari kemungkinan terpeleset. Beberapa tanjakan memiliki sudut yang curam, sehingga perlu gaya gesekan yang cukup untuk menjaga keseimbangan.
Masker Gas sangat penting jika ingin turun ke Kawah Ijen, karena asep belerang sangat menyengat sekali baunya. Kadar belerang sangat tinggi, terutama di dekat kawahnya, yang mana angin kencang dapat meniupkan belerang.
Cemilan dan Air mineral salah satu hal yang harus dibawa untuk pendakian supaya tidak dehidrasi serta setelah sampai Kawah atau Puncak bisa memakan coklat, bisa menganjal perut ketika lapar dan meningkatkan hormon lapar.






